Broker Valas yang berbeda beroperasi menggunakan model eksekusi yang berbeda, masing-masing dengan peraturan, kelebihan, dan kekurangan yang unik bagi para pedagang. Memahami model ini sangat penting untuk memilih broker yang sesuai dengan strategi dan kebutuhan trading Anda.
Berdasarkan Model Eksekusi
Broker valas menggunakan model eksekusi berbeda untuk memproses perdagangan, dan setiap model menawarkan manfaat dan tantangan berbeda. Mengetahui perbedaan-perbedaan ini dapat membantu Anda memilih broker yang paling sesuai dengan gaya dan tujuan trading Anda. Berikut ikhtisar model eksekusi utama dan pengaruhnya bagi trader.
Model eksekusi utama
Akses Pasar Langsung (DMA)
Broker DMA memberi pedagang akses langsung ke pasar keuangan, memungkinkan pesanan dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia tanpa intervensi dari meja transaksi broker. Model ini disukai oleh trader profesional yang membutuhkan transparansi dan kecepatan eksekusi yang cepat.
Pembuat Pasar (MM)
Pembuat pasar bertindak sebagai mitra transaksi pedagang, yang berarti mereka mengambil sisi berlawanan dari perdagangan tersebut. Model ini memungkinkan broker untuk menetapkan harga bid dan ask mereka sendiri, yang terkadang dapat menghasilkan spread yang lebih luas. Namun, pembuat pasar sering kali menawarkan spread tetap, sehingga menyediakan lingkungan perdagangan yang stabil.
Broker Pemrosesan Langsung (STP)
Broker STP mengarahkan pesanan kliennya langsung ke penyedia likuiditas tanpa intervensi meja transaksi apa pun. Broker ini biasanya menawarkan spread variabel, karena mereka meneruskan kondisi pasar sebenarnya kepada trader. Broker STP dikenal karena transparansi dan eksekusinya yang lebih cepat dibandingkan dengan broker pembuat pasar.
Broker Tanpa Dealing-Desk (NDD)
Broker NDD tidak memiliki meja transaksi dan menawarkan model eksekusi STP atau ECN (Jaringan Komunikasi Elektronik). Artinya, pesanan dieksekusi secara otomatis tanpa intervensi broker apa pun, sehingga menghasilkan eksekusi yang lebih cepat dan potensi harga yang lebih baik, bergantung pada kondisi pasar.
Broker Dealing-Desk (DD)
Broker meja transaksi, juga dikenal sebagai pembuat pasar, menciptakan pasar untuk klien mereka dengan bertindak sebagai mitra dalam perdagangan mereka. Model ini dapat mengakibatkan kecepatan eksekusi lebih lambat dan potensi konflik kepentingan, karena broker mendapat keuntungan dari kerugian klien.
Broker Jaringan Komunikasi Elektronik (ECN)
Broker ECN menawarkan platform di mana banyak pelaku pasar, termasuk bank, lembaga keuangan, dan pedagang individu, dapat berdagang secara langsung satu sama lain. Broker ECN biasanya memberikan spread yang sangat ketat dan membebankan komisi kecil per perdagangan. Model ini populer di kalangan trader berpengalaman karena transparansinya dan akses terhadap likuiditas yang dalam.
Broker Hibrid
Beberapa broker menawarkan kombinasi model eksekusi, yang dikenal sebagai broker hibrid. Mereka mungkin menyediakan berbagai jenis akun, seperti akun ECN, akun STP, dan bahkan akun pembuat pasar. Fleksibilitas ini memungkinkan trader memilih jenis akun yang paling sesuai dengan gaya dan preferensi trading mereka.
Jenis Broker Lainnya
Broker Manajer Multi-Akun (MAM)
Broker ini menawarkan platform yang memungkinkan pengelola dana mengelola banyak akun secara bersamaan. Model ini ideal untuk trader profesional atau institusi yang mengelola beberapa akun klien.
Broker Utama
Broker utama menawarkan serangkaian layanan termasuk eksekusi perdagangan, kliring, dan pembiayaan kepada klien institusional dan pedagang besar. Mereka menyediakan akses ke berbagai pasar dan sumber likuiditas.
Kesimpulan
Setiap model eksekusi memiliki persyaratan peraturan, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Misalnya, broker ECN dan STP sering kali lebih disukai karena transparansi dan kecepatannya, sementara market maker mungkin menarik bagi trader yang mencari spread tetap dan lingkungan perdagangan yang lebih dapat diprediksi.